Widget by Blogger Buster

Linux Jatirogo

Selamat datang di Sahabat DW. Sebuah blog berisi tulisan amatir seorang siswa dan penggila Open SOurce Software

Sahabat DW

Kenanglah, karena kenangan terciptu untuk dikenang. Sebuah kenangan akan sangat berarti jika dapat merasakan makna dari kenagan yang terkenang itu

Sahabat DW

Andaikan pengalaman dijual di toko-toko tentu pengalaman akan mudah didapatkan, dan tentunya di dunia ini nggak ada orang yg nggak berpengalaman.

Sahabat DW

Sebuah jejak akan hadir setelah kita memilih untuk melakukan sesuatu, baik buruk jejak tergantung pilihan kita

Sahabat DW

Jangan ragu untuk melangkah, karena takdir dan mimpi tidak pernah salah, mereka berjalan di jalan yang memang seharusnya. Mari abadikan semua ada pada kita dengan menulisnya

31 Jul 2011

23 Juli 2011


Tukang pijit kamar Mas'ud????
Berbekal keyakinan akhirnya aku beranikan tanganku untuk mengurut pergelangan tangan temanku yang terkilir, dengan membaca do'a dan surat-surat pendek aku tiupkan udara kecil ke bagian yang dirasa sakit. . . .mulutku tak henti-hentinya berkoat-kamit membaca sholawat semoga yang aku pijat lekas sembuh.
Yah, awalnya aku merasa kasihan manakala melihat temanku terkilir tangannya saat jatuh terpeleset di kamar mandi pagi tadi. . . . “Sudah jangan cengeng, preman kok kesleo dikit ngeluh terus. . . . . .insyaallah ntar habis subuh sehat” kata itu mengalun begitu saja. . . dan alhamdulillah, pagi harinya tangannya sudah normal. <mungkin kebetulan>
selang dua hari temanku mendadak demam, lagi-lagi rasa kasihanku muncul lagi, tanpa perintah aku langsug memijat lengan dan bahu serta ruas-ruas jarinya, . . . .seperti kemarin mulutku juga komat-kamit, aku mengharap kesembuhan akan anak ini, dan alhamdulillah juga, sore harinya dia sudah segar bugar, <Mungkinkah kebetulan lagi?> Allah yang menghendaki kesembuhannya,

30 Jul 2011

21 Juli 2011


Tips mendapatkan yang cukup bagus dan nafas panjang.
  • Tanpa Resiko
Masukkan kedua jari tangan kedalam mulut hingga masuk ketenggorokan hingga terdengar suara “uuqgh” (mirip orang mau muntah) minimal lima kali sehari. Insyaallah syaraf akan terangsang dan suar juga menjadi lebih berkualiatas.
*Jangan dilakukan saat puasa, bisa batal nanti puasanya!

  • Sedikit beresiko
  • Puasa mutih 4 dulu, artinya tidak makan sesuatu yang bernyawa dan garam kecuali tumbuhan.
  • Setelah itu manakiban denga menyembelih ayam putih mulus, namun jangan sampai ikut makan ayam itu, dan untuk bagian kepala jangan dimasak dahulu, bungkus plastik dan simpan.
  • Pergi ke 7 makam dan bawa kepala ayam tadi (Boleh bawa teman)
  • Nanti pada tiap makam akan ada orang yang berusaha untuk merebut kepala yang kamu bawa, namun jangan samapai kamu serahkan, jika kamu serahkan maka artinya kamu gugur. Jangan kaget kalau orang yang merebut nggak punya kepala soalnya kepalanya kamu bawa.
  • Setelah satu makam berhasil, lanjutkan ke makam lain hingga makam ke 7
  • saat adzan subuh orang-orang tadi akan lenyap, maka pulanglah dan masaklah kepala ayam tadi, lalu makanlah.
Aku sendiri belum pernah mencoba cara yang kedua, tapi dari beberapa orang mencoba banyak yan berhasil hingga lomba qiro'ah tingkat nasionalpun ia berhasil.
* Tips ini aku dapatkan dari kyai yang mengajarku

27 Juli 2011


“Maaf pak, buku saya tertukar dengan musthola hadits” wah, kacau benar hari ini, baru kali ini aku membuat sebuah pelanggaran kecil, meskipun kecil dan belum mendapata ta'ziran alias hukuman tapi merasa sangat bersalah dan tentunya dag-dig-dug.
“udah salah kok masih dilindungi?” kata batinku, iya-ya mengapa Pak Saifudin tidak memarahiku? “Santai saja, enakkan daripada kena ta'ziran?” kata batinku satunya. “wah-wah jangan gitu donk, mumpung masih ada kesempatan nanti istirahat balik kepondok ambil terus tambal tulisan yang kurang. Hormati gurumu” kata batinku yang lain. Satu hal lagi yang membuat ku bingung, “memangnya aku punya berapa batin ya?” tanya batinku yang kecil. . . .????

******
Jam istirahat tiba, aku langsung berlari menuju kamaraku, huh sial sudah capaek-capek lari eh sampai di kamar baru ingat kunci almariku ada di tas, huft lari lagi. . . . . . .
Setelah kembali ke kelas mengambil kunci di tas, aku lari lagi menuju pondok, haduh rasanya kakiku cenat-cenut. . . ah langsung lari lagi menuju ke kelas dan buru-buru menyalin tulisan yang ada di papan tulis. “semoga tidak telat” bisik batinku.
Alhamdulillah finish juga. . . .
*Pak terima kasih kesempatannya!

21 Juli 2011


Tips mendapatkan yang cukup bagus dan nafas panjang.
  • Tanpa Resiko
Masukkan kedua jari tangan kedalam mulut hingga masuk ketenggorokan hingga terdengar suara “uuqgh” (mirip orang mau muntah) minimal lima kali sehari. Insyaallah syaraf akan terangsang dan suar juga menjadi lebih berkualiatas.
*Jangan dilakukan saat puasa, bisa batal nanti puasanya!

  • Sedikit beresiko
  • Puasa mutih 4 dulu, artinya tidak makan sesuatu yang bernyawa kecuali tumbuhan dan garam.
  • Setelah itu manakiban denga menyembelih ayam putih mulus, namun jangan sampai ikut makan ayam itu, dan untuk bagian kepala jangan dimasak dahulu, bungkus plastik dan simpan.
  • Pergi ke 7 makam dan bawa kepala ayam tadi (Boleh bawa teman)
  • Nanti pada tiap makam akan ada orang yang berusaha untuk merebut kepala yang kamu bawa, namun jangan samapai kamu serahkan, jika kamu serahkan maka artinya kamu gugur. Jangan kaget kalau orang yang merebut nggak punya kepala soalnya kepalanya kamu bawa.
  • Setelah satu makam berhasil, lanjutkan ke makam lain hingga makam ke 7
  • saat adzan subuh orang-orang tadi akan lenyap, maka pulanglah dan masaklah kepala ayam tadi, lalu makanlah.
Aku sendiri belum pernah mencoba cara yang kedua, tapi dari beberapa orang mencoba banyak yan berhasil hingga lomba qiro'ah tingkat nasionalpun ia berhasil.
* Tips ini aku dapatkan dari kyai yang mengajarku

20 Juli 2011


Kami tertawa melihat teman kami yang ya. . .bisa dibilang belum tahu aa-apa soal menulis dan membaca tulisan arab, amun aku sangat tertarik dengan semangatnya. Benakku sempat bertanya “mengapa ia masih betah tinggal di tempat ini? Sedangkan kemarin di kelasku sudah ada dua santri yang keluar padahal mereka sudah bisa menulis dan membaca, hebat”. Di balik casingnya yang bisa dibilang jumbo, ia memiliki semangat yang tak kalah besar dengan body-nya.
Bagiku itu adalah “benar-benar” belajar, ya belajar sehingga dari yang tidak bisa menjadi bisa, dan yang setiap hari selalu berusaha menjadi lebih baik lagi.
Lalu, megapa aku dan kawanku tadi menertawannya? Ada yang lucu dari niat untuk belajar? Atau apakah mungkin kami yang sesungguhnya bodoh? Bisa jadi. Tapi hari ini ia hebat bagiku, thank for your inspiration . . . . . . .
Inspirade by : Pratama Aji

Powered By Blogger

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More